Final Trailer Film Ikatan Darah yang Brutal dan Berdarah-Darah! Sidharta Tata Bikin Kamera Ikut Berantem
Film Ikatan Darah tayang mulai 30 April 2026 di bioskop Indonesia
Jakarta, 16 April 2026 — Film Ikatan Darah persembahan
Uwais Pictures merilis final
trailer yang menampilkan adegan aksi laga brutal dan berdarah-darah. Final trailer film ini akan menggambarkan
rangkaian aksi laga yang bikin penonton tarik napas di layar besar.
Dalam final trailernya, kita juga bisa melihat dengan lebih jelas gaya bertarung
dari masing-masing anggota Geng Mafia Primbon. Misalnya, Boris (Abdurrahman
Arif) yang sering ditunjukkan menggunakan senjata tajam seperti mesin pemotong
rumput hingga parang. Macan (Rama) yang memiliki gaya bertarung khas pembunuh
kejam dan menyakiti lawannya secara perlahan, hingga duel penuh emosional
antara Mega (Livi Ciananta) dan Dini (Ismi Melinda) yang merupakan sahabat
namun harus bertarung demi kepentingan masing-masing.
Sutradara Sidharta Tata membuat berbagai
koreografi aksi di film ini berjalan begitu dinamis dengan sinematografi yang
semakin membuat penonton ikut berada di tengah pertarungan.
Dikenal dengan judul-judul series action-nya yang banyak dicintai penonton
Indonesia. Kini, untuk pertama kalinya, Sidharta Tata membuat film action layar lebarnya lewat Ikatan Darah, dengan produser eksekutif Iko
Uwais.
Sebagai penggemar The Raid, Tata sendiri mengaku bekerja sama dengan Iko Uwais adalah
cita-citanya sejak ia menjadi sineas. Tata sudah sejak lama mendamba untuk
menggarap film action.
Di film Ikatan Darah lah Tata banyak belajar dari sang maestro laga Indonesia tersebut.
Salah satu yang menarik adalah, di adegan fighting, ada kamera yang dilibatkan untuk ikut berantem. Elemen ini menjadi
sesuatu yang baru untuk Tata.
“Di sini yang menarik adalah kamera itu ikut
berantem. Nah, itu yang belum pernah saya temukan sebenarnya. Bagaimana
kemudian tradisinya Uwais Pictures itu adalah menciptakan semua elemen harus
bekerja, bekerja untuk mendukung koreo fight itu menjadi nyata. Termasuk bagaimana kemudian camera works itu berjalan,” ujar sutradara film Ikatan Darah
Sidharta Tata.
“Wah, itu aku melihatnya gila ya. Pengalaman
yang sangat menyenangkan. Dan di final
trailer, penonton bisa melihat dinamisnya fighting di film ini,” tambah Tata.
Di samping itu, film Ikatan Darah juga menyajikan signature aksi laga yang sangat khas
Indonesia. Alih-alih melibatkan senjata api, Tata memilih untuk di hampir
banyak adegan laganya menggunakan tangan kosong, memanfaatkan gaya laga tiap
karakternya, dan beberapa senjata tajam yang sangat khas Indonesia.
“Saya sedang menerjemahkan sesuatu yang
berhubungan dengan lokalitas Indonesia. Yang saya lihat dengan pengalaman
empiris saya, ya senjata tajam yang digunakan, dengan berbagai macam bentuk
alat-alatnya, seperti celurit, golok, dan sebagainya,” ungkap Tata.
“Bisa dilihat juga dari rekam jejak film
saya, saya selalu tidak pernah lepas dari kultur Indonesia yang sangat
Indonesia sekali. Jadi lokalitas itu yang saya manfaatkan, termasuk di Ikatan Darah,” tambah Tata.
Film Ikatan Darah menciptakan set yang sangat realis. Penonton akan melihat berbagai
adegan aksi laga baik duel hingga kolosal yang melibatkan ratusan ekstras di
tempat-tempat yang sangat khas Indonesia seperti perkampungan padat penduduk
dan gang-gang. Film ini juga telah memenangkan Best Production Design di
JAFF20.
Ikatan Darah dibintangi
oleh Livi Ciananta, Derby Romero, Dimas Anggara, Teuku Rifnu Wikana,
Abdurrahman Arif, Ramadhan Ruswadi, Agra Piliang, Ismi Melinda, dan aktris
senior Lydia Kandou. Diproduksi oleh
Uwais Pictures, film ini turut didukung oleh KG Pictures, Legacy Pictures, dan
Raid Rapid Active. Film ini diproduseri oleh CEO Uwais Pictures Ryan Santoso
dengan produser eksekutif Iko Uwais, Yentonius Jerriel Ho, dan Yocke
Kaseger.
Film Ikatan Darah telah melakukan world premiere di Fantastic Fest 2025, Texas, dan
berkompetisi di JAFF20. Film Ikatan Darah tayang mulai 30 April 2026 di bioskop Indonesia.
Ikuti informasi dan perkembangan terbaru
Uwais Pictures dan film Ikatan Darah melalui akun Instagram @uwaispictures.
***
SINOPSIS
Mega (Livi Ciananta), seorang mantan atlet
pencak silat yang kini bekerja sebagai pramusaji, harus menyelamatkan kakaknya,
Bilal (Derby Romero), yang menjadi buruan para gangster terkejam akibat hutang
dan pembunuhan yang tak sengaja ia lakukan.
Aksi perburuan membuat kakak beradik itu
terjebak di sebuah kampung yang seluruh pintu keluarnya telah ditutup oleh para
preman anak buah dari bos gangster, yaitu Primbon (Teuku Rifnu). Kini, Mega dan
Bilal harus bekerja sama untuk dapat meloloskan diri dari kejaran para gangster
itu meski nyawa menjadi taruhannya.
TENTANG UWAIS PICTURES
UWAIS PICTURES adalah rumah produksi film
yang diluncurkan pada tahun 2023 oleh aktor sekaligus atlet bela diri Iko
Uwais. Perjalanan Uwais Pictures berawal dari “Uwais Team” sebuah tim
koreografi aksi yang telah dikenal luas lewat kontribusi di berbagai film
nasional dan internasional. Uwais Pictures hadir dengan visi untuk menghadirkan
film laga yang mengakar pada seni bela
diri Indonesia, namun tetap mampu bersaing di pasar global.
Rumah produksi ini digerakkan oleh tim inti
yang solid, termasuk Iko Uwais sebagai Chairman dan Ryan Santoso sebagai CEO.
Setiap film yang diproduksi dihadirkan dengan filosofi bahwa aksi bukan sekadar
hiburan visual, melainkan medium untuk bercerita dan menginspirasi generasi
yang baru.
Proyek perdana Uwais Pictures, Ikatan Darah garapan Sidharta Tata dan Timur yang disutradarai langsung oleh Iko
Uwais, menjadi penanda langkah pertama untuk memperkenalkan wajah baru film
laga Indonesia. Melalui karya-karya tersebut, Uwais Pictures ingin mengedukasi
penonton muda agar semakin menghargai film laga lokal, sekaligus memperkenalkan
pencak silat sebagai bagian dari identitas bangsa. Dengan semangat kolaborasi
dan orientasi pasar internasional, Uwais Pictures berkomitmen untuk menjangkau
penonton yang lebih luas dan bisa menduniakan film laga Indonesia di kancah
perfilman dunia.

Komentar
Posting Komentar