Langsung ke konten utama

Naura Ayu Rilis ‘Terima Kasih’, Lagu yang Lahir dari Kenangan yang Tak Sempat Dirayakan

 



Jakarta, 24 April 2026 – Melalui lagu terbaru berjudul “Terima Kasih” yang dirilis hari ini, Naura Ayu merajut kenangan masa sekolah dan perasaan kehilangan momen perpisahan yang utuh menjadi sebuah persembahan emosional yang ia dedikasikan khusus untuk para sahabatnya.

“Lagu ini aku buat untuk sahabat-sahabat aku. Kami punya banyak banget kenangan, tapi tidak sempat merasakan momen kelulusan bersama karena pandemi. Itu yang bikin semuanya terasa sangat emosional,” ungkap Naura.

Dalam proses kreatifnya, lagu ini ditulis bersama Ivan Tangkulung dan Tarapti Ikhtiar Rinrin (Tarrarin). Berangkat dari catatan personal Naura yang menyerupai diary, setiap potongan cerita kemudian dikembangkan menjadi lirik yang jujur dan dekat dengan pengalaman banyak orang. “Banyak hal yang diceritakan Naura itu sebenarnya sederhana, tapi justru di situ letak emosinya. Dari catatan-catatan kecil itu, kita kembangkan jadi lagu yang terasa sangat personal, tapi juga relate,” ujar Tarrarin.

Secara musikal, “Terima Kasih” hadir dengan nuansa yang lebih sinematik dan terinspirasi dari pendekatan musikal teater. Naura sejak awal telah memiliki gambaran jelas tentang warna lagu yang diinginkan, menggabungkan sisi familiar yang sudah dikenal pendengarnya dengan eksplorasi yang lebih matang. “Aku ingin lagunya punya nuansa musikal, dengan storytelling yang kuat. Tapi tetap terasa seperti Naura yang dulu, hanya saja dengan pendekatan yang lebih dewasa,” jelasnya.




Lapisan vokal dan elemen paduan suara menjadi bagian penting dalam membangun emosi lagu ini. Dalam prosesnya, penyusunan vocal layer dikerjakan bersama oleh seluruh tim, termasuk Nola B3, ibunda dari Naura, yang juga turut berkontribusi dalam sesi rekaman. Keterlibatan orang-orang terdekat ini semakin memberi warna dan kedekatan emosional dalam keseluruhan karya.

Seiring dengan perilisan lagunya, video musik “Terima Kasih” juga dirilis pada hari yang sama. Video ini menampilkan momen kebersamaan Naura bersama teman-temannya di sekolah, dengan suasana hangat dan penuh keceriaan. Dalam salah satu adegan, Naura dan teman-temannya terlihat menikmati 5 Days Croissant yang turut melengkapi momen kenangan manis mereka.

“Terima Kasih” menjadi salah satu langkah baru dalam perjalanan musikal Naura, sekaligus pengantar menuju album berikutnya yang tengah ia siapkan.

Melalui lagu ini, Naura berharap pendengar bisa kembali terhubung dengan kenangan masa sekolah mereka. Bagi yang masih berada di bangku sekolah, lagu ini menjadi pengingat untuk menikmati setiap momen yang ada, sementara bagi yang telah melewati fase tersebut, “Terima Kasih” menjadi ruang untuk kembali merasakan hangatnya kenangan yang pernah dimiliki.

Single terbaru Naura Ayu, “Terima Kasih”, resmi dirilis dan dapat didengarkan di seluruh platform digital streaming mulai 23 April 2026. Lagu ini menghadirkan kisah tentang kenangan masa sekolah dan pertemanan, sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus kerinduan atas momen yang tak sempat terucap dengan utuh.

 

***


Trinity Optima Production (TOP)

Trinity Optima Production (TOP) atau @trinityoptima adalah pionir label musik yang mencakup manajemen artis di Indonesia di bawah naungan Trinity Entertainment Group (TEG). Mengusung misi “Nurturing STARS to Inspire Happiness”, TOP telah berhasil mengorbitkan berbagai talenta berbakat di Indonesia di bidang musik dan hiburan seperti Afgan, Ungu, Maudy Ayunda, Armand Maulana, Mawar De Jongh dan Naura Ayu. TOP berfokus kepada A&R (Artist & Repertoire) yakni menggali bakat dan brand positioning talent, perencanaan peluang dan penampilan, pemasaran, sampai pengelolaan komersial brand untuk klien internal maupun eksternal TOP.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...