Langsung ke konten utama

Film ‘Nobody Loves Kay’ Rilis Trailer & Poster: Perjuangan Nekat Kay Demi ‘Prove Them Wrong’ dan Taklukkan Dunia E-sport!

 




Jakarta, 18 Mei 2026 – Sebuah energi besar dari generasi baru perfilman Indonesia resmi diperkenalkan hari Senin, 11 Mei 2026. ONIC, Folago Pictures, Migunani Cinema Cult, dan Qun Films, bekerja sama dengan Visinema Pictures menggelar konferensi pers di Senayan City untuk merilis Official Trailer dan poster film Nobody Loves Kay. Lebih dari sekadar peluncuran materi promosi, acara ini menjadi perayaan atas "kenekatan" anak muda dalam memperjuangkan mimpi yang sering dianggap tidak mungkin.

Di bawah arahan sutradara Bernardus Raka, film drama coming-of-age ini memotret realitas tajam tentang ambisi, harga sebuah pilihan, dan bagaimana rasanya berdiri tegak di tengah keraguan dunia.


Memberi Suara bagi Mimpi yang 'Berbeda'

Lewat film perdananya, Bernardus Raka mengirimkan pesan kuat bagi mereka yang sering diragukan: bahwa mimpi yang 'berbeda' itu valid. Ia memotret betapa jalur pro player e-sport memiliki lapisan emosi dan pengorbanan yang luar biasa, sesuatu yang inspirasinya langsung dari kisah hidup ONIC Kairi.

Film ini menjadi penyemangat bagi semua anak muda yang tidak lelah membuktikan bahwa mimpi yang dianggap mustahil adalah mimpi yang paling pantas untuk diperjuangkan.


Bernadus Raka

“Cerita Kay bagi saya adalah cerita yang universal. Banyak dari kita memiliki mimpi yang dianggap tidak konvensional, begitu juga dengan saya. Melalui film ini, saya ingin memberi suara dan apresiasi bagi mereka yang tetap berani berusaha serta setia pada jalur yang telah mereka pilih,” ujar Bernardus Raka.


Ambisi dan Resiliensi

Bima Azriel, yang memerankan tokoh utama, membawa penjiwaan yang mendalam terhadap sosok Kay. Ia merefleksikan bagaimana perjuangan seorang anak muda bukan hanya tentang adu ketangkasan, tapi soal ketahanan mental.


Bima Azriel

“Saya merasa sangat terkoneksi dengan perjalanan Kay. Bagaimana ambisi dan rasa lapar untuk membuktikan diri benar-benar merefleksikan apa yang dialami banyak orang saat ini. Kay adalah pengingat bahwa rasa lapar akan mimpi itu valid, meski prosesnya seringkali menyakitkan,” tambah Bima Azriel.


Kolaborasi Lintas Lini dan Generasi

Diproduseri oleh Nick Musa, Nobody Loves Kay menghadirkan ensambel pemain yang dinamis. Selain Bima Azriel, film ini dibintangi oleh talenta muda seperti Rey Bong, Joshia Frederico, Aurora Ribero, dan Melati Sesilia. Kehadiran aktor senior dan seniman lintas disiplin seperti Mian Tiara, Elly D. Lutan, hingga musisi Baskara Basboi dan Ayastrophile memberikan tekstur cerita yang kaya dan unik bagi penonton Indonesia.


Nick Musa


Rey Bong


Elly D. Lutan


Waktunya Pembuktian: Kemenangan atau Menyerah pada Keadaan?

Trailer yang baru saja dirilis tidak hanya memamerkan visual yang estetik, tapi juga menyisakan satu pertanyaan besar: Saat semua orang berbalik membelakanginya dan dunia tidak lagi mendukungnya, jalan manakah yang akan dipilih oleh Kay?

Apakah ia tetap bertahan di arena demi membuktikan diri pada mereka yang selama ini menyepelekannya, ataukah ia justru kehilangan dirinya sendiri demi kemenangan yang kesepian?

Jawaban atas pertaruhan hidup Kay tersebut hanya akan terungkap saat Nobody Loves Kay tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026.


Official Poster

Pantau terus informasi terbaru dan konten eksklusif melalui akun media sosial resmi @nobodyloveskay.


Official Trailer


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...