Langsung ke konten utama

Pembuktian di Balik Layar, Film ‘Nobody Loves Kay’ Bongkar Perjuangan ‘Gila’ Menjadi Pro-Player, Terinspirasi dari Kairi ONIC


 


Jakarta, 8 Mei 2026 – Setelah sukses memicu perbincangan hangat di media sosial melalui perilisan teaser trailer dan poster, film Nobody Loves Kay menggelar acara Media Gathering eksklusif. Film hasil kolaborasi antara ONIC, Migunani Cinema Cult, Folago Pictures dan Qun Films, bekerja sama dengan Visinema Pictures ini secara resmi memperkenalkan sebuah film drama coming-of-age yang mengambil inspirasi dari perjalanan hidup pro-player e-sport fenomenal, ONIC Kairi.

Film ini bukan sekadar tentang berapa banyak kemenangan di arena pertandingan. Nobody Loves Kay menggali lebih dalam ke balik gemerlap lampu panggung turnamen, tapi menyoroti keberanian seorang remaja dalam mengejar mimpi yang dianggap mustahil oleh lingkungannya.


Bukan Sekadar Tentang Game

Sutradara Bernardus Raka, dalam debut film panjangnya, mengungkapkan bahwa ia ingin memotret sisi manusiawi yang jarang terlihat dari dunia e-sport.

“Film ini adalah debut yang jujur buat saya. Lewat Nobody Loves Kay, saya ingin tunjukkan kalau e-sport itu lebih dari sekadar main game. Ini tentang mental yang ditempa, tentang jatuh bangun psikologis, dan gimana rasanya jadi anak 'nekat' yang tetap lari mengejar mimpi meski dunia di sekitarnya bilang itu nggak mungkin,” ujar Bernardus Raka.

ONIC Kairi, yang kehadirannya menjadi inspirasi sentral karakter Kay, menekankan bahwa film ini adalah representasi dari pengorbanan panjang yang selama ini tidak tertangkap kamera turnamen. “Yang banyak orang lihat di turnamen-turnamen itu hasil akhirnya, film ini menceritakan perjuangan di baliknya. Bukan hanya untuk para fans MLBB, ini adalah film untuk mereka di luar sana yang berani bermimpi,” ungkap Kairi dalam sesi diskusi media.





Tentang Nobody Loves Kay

Film ini bercerita tentang Kay, pro-player andalan tim ONIC, mengenang masa ketika mimpinya hanya dianggap angan-angan kosong. Bersama dua sahabatnya, Ido dan Aurelio, ia pernah berjanji akan mengguncang dunia, namun tekanan dan ambisi buta justru menghancurkan persahabatan mereka. Kay didepak dari timnya sendiri, kehilangan arah, dan dianggap gagal oleh lingkungan yang sejak awal meragukannya.

Berada di titik nadir dan hampir dipaksa meninggalkan dunianya, Kay menolak menyerah. Ini bukan sekadar soal memenangkan pertandingan, melainkan pembuktian bahwa mimpi yang diremehkan, jika diperjuangkan dengan segenap hati, akan menemukan jalannya sendiri menuju panggung tertinggi.

Film Nobody Loves Kay menghadirkan kolaborasi solid antara aktor muda berbakat dan deretan nama senior yang sudah tidak asing lagi di industri perfilman Indonesia. Karakter utama Kay diperankan oleh Bima Azriel, yang akan beradu akting dengan Rey Bong sebagai Ido dan Joshia Frederico sebagai Aurelio, membentuk trio persahabatan yang menjadi sentral cerita. 

 

Aktris Aurora Ribero turut bergabung memerankan sosok Amanda, murid pintar yang menjadi kunci perjalanan Kay. Tak hanya itu, kekuatan departemen akting film ini semakin lengkap dengan kehadiran Ariyo Wahab, Mian Tiara, hingga Melati Sesilia yang memberikan kedalaman pada dinamika keluarga dan konflik dalam cerita.


Siap Mengajak Penonton Berani Mewujudkan Mimpi Bersama

Film ini dibintangi oleh deretan aktor berbakat seperti Bima Azriel, Rey Bong, Aurora Ribero, Joshia Frederico, serta didukung oleh performa kuat dari Ario Wahab, Mian Tiara, dan Melati

Sesilia.


Teaser Poster


Setelah proses produksi yang panjang, Nobody Loves Kay dipastikan akan menyapa penonton di seluruh bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026. Melalui perjalanan Kay, penonton diajak untuk merefleksikan kembali pilihan hidup dan keberanian untuk tetap dipercaya atas jalan yang mereka pilih.

Pantau terus informasi terbaru dan konten eksklusif melalui akun media sosial resmi @nobodyloveskay.


Teaser Trailer


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...