Langsung ke konten utama

Rapi Films Gelar Gala Premiere "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan": Sebuah Pengingat Bahwa Memori Bersama Orang Tersayang Tidaklah Abadi  


 


Jakarta, 9 Mei 2026 – Kita sering lupa bahwa percakapan di meja makan atau sekadar suapan sarapan dari Ibu adalah kemewahan yang memiliki batas waktu. Memotret realita pahit tentang kehilangan ingatan yang perlahan, Rapi Films, Screenplay Films dan Vortera Studios, resmi menggelar Gala Premiere film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" di Epicentrum XXI, Jakarta. 

Setelah sebelumnya sukses menyentuh hati penonton lewat Tunggu Aku Sukses Nanti dan Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah , Rapi Films kini kembali dengan drama yang mengajak kita menghargai setiap detik kehadiran sebelum semuanya menjadi asing.   


Alim Sudio


Film  arahan sutradara Kuntz Agus dan penulis Alim Sudio ini mengeksplorasi ketakutan manusia yang paling mendasar: dilupakan oleh orang yang paling kita cintai. Melalui karakter Yuke Yolanda (Lulu Tobing) seorang ibu tiga anak yang menghadapi Alzheimer. Film ini bukan sekadar bercerita tentang kondisi medis, melainkan tentang bagaimana sebuah keluarga tetap memilih untuk mencintai meski ingatan mulai memudar.   


Lulu Tobing Belajar Hidup dengan Memori yang Memudar 

Bagi  Lulu Tobing, memerankan Yuke adalah proses menyelami rasa sakit yang tenang namun mendalam. "Yang  paling menyesakkan bagi saya adalah posisi Yuke sebagai sosok yang sangat dicintai, namun karena memorinya berkhianat karena terus memudar, dia harus belajar hidup tanpa menyadari besarnya kasih sayang di sekelilingnya. Ini bukan hanya tentang lupa nama atau jalan pulang, tapi perjuangan untuk tetap 'ada' saat pikiran mulai menjauh dari orang-orang tersayang," ungkap Lulu.   


Lulu Tobing


Sementara bagi Yasmin Napper, yang memerankan sang anak sulung, Kesha, merasa film ini memberikan perspektif baru tentang hubungan keluarga. 


Yasmin Napper


"Di  sini aku menemukan rumah baru. Kedekatan kami sebagai 'Keluarga' terasa sangat jujur dan jauh berbeda dari peran-peran yang pernah aku mainkan sebelumnya. Chemistry yang terbangun membuat setiap adegan kehilangan di film ini terasa sangat nyata, karena kami benar-benar tumbuh sebagai keluarga selama proses produksi," tutur Yasmin.


Kuntz Agus


Sutradara  Kuntz Agus menambahkan bahwa film ini berangkat dari keresahan personal tentang kefanaan. "Pertanyaan  besarnya adalah apa yang tersisa saat memori kita akan orang-orang tersayang mulai hilang? Film ini ingin memotret kepingan ingatan yang sering kita anggap sepele, namun sebenarnya itulah harta paling berharga yang kita miliki," ujarnya.   


Kemeriahan Malam Gala Premiere 

Rangkaian  acara diawali dengan Media Screening, dilanjutkan sesi konferensi pers yang dihadiri produser Sunil Samtani, sutradara, penulis, serta jajaran pemain utama seperti Ibnu Jamil, Shofia Shireen, dan Jordan Omar. 


Sunil Samtani

Ibnu Jamil

Shofia Shireen

Jordan Omar


Suasana malam semakin hangat dan meriah saat prosesi red carpet, di mana para pemeran tampil serasi dalam dresscode Blue & Pink. Acara ditutup dengan pemutaran film serentak di Epicentrum XXI yang dihadiri oleh tamu undangan dan rekan media.   

Film  "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" siap menyapa dan mengajak setiap keluarga Indonesia untuk kembali pulang mulai 13 Mei 2026 di seluruh bioskop.   


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...