Langsung ke konten utama

Sempat Diragukan Perankan ONIC Kairi, Netizen Siap-siap Kena ‘Mental’ Usai Tahu Rekam Jejak Gila Bima Azriel yang Berperan di Film ‘Nobody Loves Kay’!


 

Jagat maya mendadak gempar setelah lini masa media sosial dibombardir oleh perilisan official trailer dan poster film Nobody Loves Kay. Bagaimana tidak? Film drama remaja (coming-of-age) terbaru besutan Migunani Cinema Cult, Qun Films, Folago Pictures, dan Visinema Pictures ini secara berani, terinspirasi dari kisah hidup pro-player Mobile Legends legendaris yang punya jutaan fans, ONIC Kairi.

Namun, bukan netizen namanya jika tidak memicu perdebatan. Tak lama setelah trailer dirilis, kolom komentar langsung memanas. Banyak yang mempertanyakan: Siapa sih aktor yang berani mengambil risiko besar memerankan sosok Kay, karakter yang terinspirasi langsung dari Kairi? Emang dia mampu?

Skeptisisme netizen langsung dibayar tunai. Sosok di balik karakter Kay ternyata bukan aktor sembarangan, melainkan aktor muda berbakat, Bima Azriel. Mengetahui fakta ini, siapkah netizen yang awalnya meragukan berbalik untuk mendukung bahwa film ini akan menjadi salah satu box office di 2026?

1.      Muda Tapi Berbahaya: Kantongi 4 Nominasi Piala Citra!

Untuk memerankan karakter sekompleks Kay, seorang remaja tanpa privilege yang nekat mendobrak stigma demi menjadi pro-player, sutradara Bernardus Raka tidak mau main-main memilih cast. Pilihannya jatuh pada Bima Azriel, seorang aktor, yang usianya baru 19 tahun, namun nyatanya adalah "monster akting" di generasinya.

Bima tercatat sudah mengantongi empat nominasi Piala Citra untuk kategori Pemeran Anak Terbaik melalui film-film berbobot seperti Di Balik 98 (2015), 3: Alif, Lam, Mim (2015), Surat Kecil Untuk Tuhan (2017), dan Petualangan Menangkap Petir (2018). Sebuah pencapaian langka yang membuktikan bahwa kualitas akting Bima berada di atas rata-rata aktor seusianya.


2.      Bukan Pertemuan Pertama: Sebuah 'Takdir' yang Terbuka

Mengejutkannya lagi, proyek ini ternyata bukan kali pertama Bima "menjadi" Kairi. Jauh sebelum film panjang ini diproduksi, Bima sudah pernah memerankan sosok sang atlet dalam film pendek “The Dream Chaser: Kairi’s Untold Story” yang juga digarap oleh Bernardus Raka.

“Memang sepertinya takdir aku dipertemukan dengan Kairi dan Bima, hingga akhirnya kami bisa membawakan cerita ini ke bentuk film panjang. Cerita Kay itu cerita kita semua, kita yang enggak lahir dengan privilege dan nekat untuk bermimpi. Dari awal aku yakin Bima adalah orang yang paling tepat untuk memimpin film ini,” tegas Bernardus Raka.

3.      Kisah Anak Pekerja Migran yang Siap ‘Prove Them Wrong’

Dalam film ini, lewat perannya, Bima Azriel siap mengajak penonton melihat sisi kelam dan menguras emosi dari perjalanan Kay. Lahir dari keluarga sederhana di mana kedua orang tuanya harus mengadu nasib sebagai pekerja migran, Kay hidup berdua saja dengan sang eyang.

Dijepit ambisi untuk sukses di dunia e-sport bersama dua sahabatnya, Ido (Rey Bong) dan Aurelio (Joshia Frederico), Kay sempat hancur dan jatuh ke titik paling bawah. Hubungannya retak, lingkungannya menyepelekannya, dan ia hampir kehilangan segalanya. Namun, lewat akting magis Bima Azriel, kita akan melihat bagaimana seorang underdog bangkit untuk prove them wrong dan membungkam dunia luar yang menganggap mimpinya sampah.




Selain Bima, film ini juga bertabur bintang seperti Aurora Ribero, Ario Wahab, Mian Tiara, Dewa Dayana, hingga mantan member JKT48, Ayastrophile dan Melati Sesilia.

Jangan sampai ketinggalan tren! Catat tanggalnya, Nobody Loves Kay siap mengguncang seluruh bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026. Pantau terus akun resmi @nobodyloveskay biar lo nggak kuper!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...