Langsung ke konten utama

SUAMIKU LUKAKU Kembali Hadir di Car Free Day (CFD) Serentak 5 Kota, Ajak Publik Lebih Peduli pada Kesehatan Mental

 Acha Septriasa dan Gusty Pratama turut hadir di CFD Jakarta dalam kampanye “For Mental Health and Healthy Living”



Jakarta, 24 Mei 2026 – Setelah menggelar Press Conference dan Gala Premiere pada 21 Mei 2026 lalu, film produksi SinemArt, SUAMIKU LUKAKU, kembali melanjutkan rangkaian kampanye sosialnya melalui kegiatan Car Free Day (CFD) batch kedua bertajuk “For Mental Health and Healthy Living” yang akan berlangsung serentak pada 24 Mei 2026 di lima kota besar: Jakarta, Depok, Banjarmasin, Medan, dan Palembang.

Melalui kegiatan ini, SUAMIKU LUKAKU kembali mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental, khususnya dampak emosional dan psikologis yang dapat muncul akibat kekerasan dalam rumah tangga dan dalam relasi serta lingkungan yang tidak sehat.

Di Jakarta, kegiatan CFD akan dihadiri langsung oleh dua aktor utama film SUAMIKU LUKAKU, Acha Septriasa dan Gusty Pratama, yang akan ikut berinteraksi dengan masyarakat dalam rangkaian kampanye hidup sehat dan pentingnya menjaga kesehatan mental.




Rangkaian CFD ini menjadi bagian dari perjalanan kampanye SUAMIKU LUKAKU yang sejak awal tidak hanya hadir sebagai film drama, tetapi juga sebagai gerakan sosial yang mengajak publik untuk lebih berani melihat, mendengar, dan tidak lagi berpaling dari isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan dalam relasi. Agar rumah benar-benar menjadi tempat yang aman dan nyaman.

Terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, SUAMIKU LUKAKU mengangkat kisah AMINA (Acha Septriasa), seorang ibu yang hidup dalam ketakutan bersama IRFAN (Baim Wong), sosok yang terlihat baik di mata publik namun menyimpan kekerasan di dalam rumah. Saat kondisi putri mereka, NADIA (Azkya Mahira), memburuk, Amina mulai menemukan keberanian untuk melawan dan keluar dari lingkaran kekerasan.

Disutradarai oleh Ssharad Sharaan dan Viva Westi, serta ditulis oleh Titien Wattimena dan Beta Ingrid Ayu, film ini tidak hanya membicarakan kekerasan fisik, tetapi juga luka emosional yang sering kali tidak terlihat namun meninggalkan dampak mendalam terhadap kesehatan mental korban dan keluarganya.

Sebelumnya, SUAMIKU LUKAKU telah menggelar berbagai kegiatan seperti Psychology Talkshow & Public Discussion, Goes to Campus, program “Nonton Duluan” di berbagai kota, hingga kampanye #memecahkankesunyian melalui CFD batch pertama di sejumlah kota di Indonesia.

Melalui rangkaian kegiatan ini, SUAMIKU LUKAKU berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa kesehatan mental dan kekerasan dalam rumah tangga adalah isu yang tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Karena sering kali, luka yang paling dalam adalah luka yang tidak terlihat.

SUAMIKU LUKAKU mengajak publik untuk terus membangun ruang yang lebih aman, suportif, dan penuh empati bagi para korban kekerasan. Karena pada akhirnya, diam bukan lagi pilihan.

Saksikan SUAMIKU LUKAKU di bioskop seluruh Indonesia mulai 27 Mei 2026.


***

 

SINOPSIS

Suamiku Lukaku bercerita tentang Amina (Acha Septriasa), seorang ibu yang menjalani kehidupan yang sulit, menikah dengan Irfan (Baim Wong), sosok yang terlihat baik di depan orang lain, tapi menakutkan di dalam rumah. Saat kondisi anak mereka, Nadia (Azkya Mahira), semakin memburuk dan nyawanya terancam, Amina harus bertahan dalam kekerasan dan ketakutan setiap hari, tanpa ada yang benar-benar melihat penderitaannya. Ketika ia bertemu Zahra (Raline Shah), seorang pengacara yang berani memperjuangkan hak perempuan, muncul harapan untuk bebas. Tapi kebebasan selalu ada harganya. Di dunia di mana kebenaran harus dibayar mahal, seberapa jauh seorang ibu akan berjuang demi anaknya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...